Pages

Selamat Hari Guru 25 November 2013

Guru yang paling pantas mengajar adalah orang yang mendidik keluarga dengan baik. Karena banyak ditemui orang  yang tidak dapat mendidik keluarganya dengan baik. Tak dapat disangkal, guru merupakan sosok penting yang mengawal perubahan di awal abad XXI. Mereka selalu berinovasi dan berkreasi menemukan cara dan metode yang tepat untuk mengembangkan pembelajaran sesuai dengan pola pikir anak didik dari jaman ke jaman. Ditengah kontrovesi pengembangan kurikulum yang belum tentu sesuai dengan budaya Indonesia.
Terjebak dengan rutinitas, sistem dan birokrasi yang ada. Guru dengan ikhlasnya mendidik anak didik setiap harinya. Bahkan guru adalah orang yang paling banyak bertatap muka dengan peserta didiknya selain orang tuanya di rumah. Guru menghabiskan waktu paling banyak sekitar 48 jam seminggu atau seperti yang tertera dalam UU bahwa seorang guru diharuskan mempunyai jumlah jam tatap muka sebanyak 24 jam tatap muka perbidang studi yang diempunya. Guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, mereka juga mendidik, menumbuhkan dan mengembangkan karakter peserta didik, menanamkan nilai moral dan budi pekerti yang baik, mengarahkan, memfasilitasi bahkan menjadi teman yang hangat bagi peserta didiknya. Bayangkanlah begitu mulia sekaligus beratnya tugas seorang guru. Memang tidak semua guru memiliki kecakapan dalam mengelola kelas, menyampikan pembahasan yang dapat dimengerti oleh peserta didik, menggunakan metode yang tepat, disukai oleh peserta didik, atau dengan kata lain tidak semua guru memahami tugasnya sebagai seorang guru. Sebenarnya semua aspek dalam pendidikan guna menghasilkan keberhasilan proses pembelajaran membutuhkan kerjasama antara semua pihak. Keberhasilan pendidikan bukan hanya bertumpu pada guru dan anak didik. Semuanya perlu dibenahi.
Melatih manusia berpikir adalah masalah mendasar yang perlu dipecahkan dalam sistem pendidikan nasional. Berpikir yang baik akan menghasilkan karya-karya besar, meski beresiko tersesat. Tetapi, bukankah hanya orang tersesat saja yang berpikir?.  Hanya orang-orang berpikirlah yang tidak mudah tertipu yang tidak menjadi manusia sempit yang picik, yang tidak memikirkan diri atau kelompoknya, dan tentu saja orang yang berpikir akan menjadi manusia kreatif.
 Jadi, bukan hanya mata ajaran yang harus diperbaiki, teknik mengajar dan isi mata ajaran pun perlu disempurnakan. Saya kira pendidikan memang perlu disempurnakan, diperbaiki, termasuk cara berpikir guru dan orang tuanya.


SELAMAT HARI GURU UNTUK REKAN-REKANKU SETANAH AIR
SEMANGAT TERUS, PANTANG MENYERAH, SELALU BERSABAR, IKHLAS, BERINOVASI, BERKREASI, DAN TERUS BERKARYA.


NB : 
Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk guru-guru yang luar biasa di TK Aisyiyah 71 Bustanul Athfal Klender, SDN Rawa Bugel II Bekasi Selatan, SMP Seroja Bekasi, SMAN 4 Bekasi, dan dosen-dosen UHAMKA Jaksel.
Jasa-jasamu tak kan pernah kulupakan.  Semoga Alloh selalu merahmati. Aamiin Aamiin Ya Rabbalalamiin.




0 komentar:

Posting Komentar